Hati-hati dengan Fokus anda

Saya menemukan tulisan ini di save di note HP saya. Wow… sudah 5 tahun rupanya tersimpan disana. Tapi walaupun sudah sedemikian lama materinya tetap tidak basi dan saya selalu suka membacanya.  

Jadi saya memutuskan untuk men-share nya di dalam blog ini. Semoga bermanfaat ya….

*Hati-hati dengan Fokus Anda, Ia Akan Jadi Kenyataan
Oleh : Roni Yuzirman
Kamis, 14 Agustus 2008 04:01 WIB
.
You are what you focus on. Kira-kira begitulah yang dimaksudkan oleh Joe
Vitale dalam bukunya The Attractor Factor. Fokus anda akan jadi kenyataan.
Masalahnya, fokus kita itu sering ke arah mana? Ke arah yang negatif atau
positif. Secara tidak sadar kita sering berfokus ke yang negatif.

Kalau kita fokus kepada yang negatif, pasti itu akan jadi kenyataan. Kita
sering tanpa sengaja memfokuskan perhatian kepada yang negatif. Mungkin itu
sudah nature-nya kita atau pengkondisian dari lingkungan. Secara otomatis
kita akan selalu fokus kepada yang negatif. Contohnya: Anda mengalami
kendala untuk memulai usaha. Alasannya adalah waktu yang terikat dengan
urusan kantor. Kenyataan yang akan terjadi adalah, anda tidak akan pernah
memulai karena fokus anda adalah kepada ALASAN yang pada akhirnya akan
menjadi penghambat anda untuk maju bertindak.

Kita fokus kepada masalah, yang terjadi adalah masalah semakin bertambah.
Fokus kepada alasan, maka akan semakin banyak hambatan yang dihadapi. Fokus
kepada kekurangan, maka kita akan semakin kekurangan. Begitulah kekuatan
pikiran ini mengarahkan kita kepada yang kita pikirkan. Pikiran bawah sadar
kita tidak bisa membedakan yang negatif atau positif. Baginya, semua adalah
positif. Kalau tidak percaya, coba ikuti tes berikut ini: Saya ingin anda
TIDAK membayangkan gajah. Apa yang terjadi? Pikiran anda pasti membayangkan
gajah.

Kebalikan dengan itu, kalau kita fokus kepada yang positif, itu pun akan
jadi kenyataan. Kalau kita fokus untuk menjadi kaya, kita akan jadi kaya.
Kalau kita fokus kepada gaya hidup sehat, kita akan sehat. Kalau kita fokus
kepada mencintai, kita akan dicintai. Kalau kita fokus kepada memberi, kita
akan menerima. Kalau begitu, sebaiknya mulai saat ini kita harus bertekad
untuk selalu memfokuskan pikiran kita kepada yang positif: kaya, sehat,
bahagia, senang dan sebagainya.

Sayangnya lingkungan kita selalu mengarahkan kita kepada yang negatif. Mulai
dari lingkungan keluarga, kerja, bahkan pemerintah pun tanpa sengaja selalu
mengarahkan pikiran kita kepada yang negatif dan pesimis. Coba saja anda
ikuti berita di koran, tv, radio. Berapa persentase berita negatif atau
positif? Pasti kebanyakan yang negatif. Kalau begitu berhentilah nonton tv,
baca koran, dengar berita radio yang isinya negatif itu. Keluarga dan
teman-teman juga sering membawa kita kepada yang negatif. Komentar-komentar
negatif dan umpatan-umpatan kekecewaan sering kita dengar dari lingkungan
pergaulan sehari-hari. Kalau begitu, tinggalkan saja teman atau lingkungan
yang seperti ini. Minimal, bentengi pikiran kita agar tidak tercemari
pikiran negatif itu. Selanjutnya, cari lingkungan baru yang positif,
produktif dan saling mendukung.

Saya pun sering tanpa sadar terjebak kepada pikiran negatif. Kalau sudah
masuk kepada pikiran seperti ini, rasanya seperti menarik pikiran negatif
lainnya. Badan pun rasanya seperti lelah dan lemas. Amarah dan pikiran
negatif itu rupanya menyedot energi tubuh kita. Jika sudah terjadi seperti
ini, biasanya saya segera tersadar akan kesalahan fokus ini. Segera saya
balikkan pikiran menjadi positif. Hati pun kembali tenang. Tubuh pun kembali
berenergi.

Ayo, mulai saat ini fokuskan perhatikan kepada yang positif. Bergaullah
dengan orang-orang positif. Baca, dengar, lihat yang positif. Arahkan
pikiran hanya kepada yang positif. Ubah yang negatif jadi positif.
Berhentilah langganan koran. Jangan nonton berita tv. Mulailah baca buku
yang positif. Berlanggananlah bacaan-bacaan yang positif yang isinya adalah
peluang, solusi, inovasi, dan inspirasi sukses. Sekarang juga. Jika yang
masuk ke otak kita positif, yang keluar pun pasti positif.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s